Aside

Kebaya Batik yang Semakin Mendunia

Gambar

Kebaya Modern dan kebaya batik saat ini semakin di kenal dan disukai oleh dunia internasional, paduan baju kebaya dan batik merupakan salah satu kebudayaan yang sangat akrab di dunia internasional. Salah satu pelopor yang sukses mengibarkan batik di dunia internasional adalah seorang desainer terkenal yaitu Anne Avantie yang berhasil mendesain kebaya batik.

Seorang Perancang busana, yang memiliki koleksi kebaya batik yang tidak hanya digunakan para selebriti Indonesia, namun juga menjadi baju para Miss Universe yang pernah datang ke Indonesia.

Perancang busana ini merupakan kiblat trend setter fashion kebaya Indonesia yang selanjutnya menginspirasi para pelaku Industri fashion untuk memproduksi “ Karya mirip kebaya Anne Avantie “. Kreatifitas dan ketekunan menghasilkan desain kebaya yang memiliki nilai jual yang tinggi.

Trend Kebaya Anne Avantie mampu mendobrak gaya kebaya yang sebelumnya cenderung baku dan konvensional. Kemampuan Anne Avantie dalam mengolah kebaya inilah yang menjadi daya tarik bagi para pelanggan untuk menggunakan produk kebaya Anne.

Saat ini Anne Avantie sudah menjadi salah satu Desainer Kebaya terbaik yang kreasinya telah diakui di tingkat nasional, bahkan internasional salah satunya karya terbaiknya adalah kebaya batik. Anne memiliki dua butik di Mall Kelapa Gading dan Roémah Pengantén, Grand Indonesia.

Selain Butik, Anne juga banyak mengadakan pelatihan, workshop keterampilan dan kewirausahaan untuk berbagai kalangan, mulai dari pelajar, penjahit, hingga ibu rumah tangga. semoga hal ini bisa menjdai contoh bagi wanita Indonesia lain untuk berkreasi dan terus berkarya.

Kebaya Cerminan Rasa Nasionalisme

Gambar

Kebaya cerminan rasa Nasionalisme sebagai salah satu pakaian tradisional tentu saja dikenal setiap wanita Indonesia. Walaupun, saat ini kebaya bukanlah pakaian sehari-hari para wanita, akan tetapi kebaya tetap merupakan pakaian yang disukai oleh para wanita. Saat ini, kebaya dipakai pada acara-acara khusus, seperti acara pernikahan, acara perayaan, dan lain-lain.

Secara tiba-tiba, kebaya akan membuat wanita Indonesia terlihat cantik dan anggun. Pesona keibuan serta wanita Indonesia sesungguhnya tidak bisa dihindarkan. Ketika menggunakan kebaya, tingkah laku wanita pun akan lebih halus. Percaya atau tidak, kebaya seperti membawa auranya sendiri.

Setiap negara pasti memiliki pakaian khas yang menjadi identitas bangsanya. Sama halnya dengan batik, kebaya pun merupakan pakaian khas untuk wanita Indonesia. Meskipun pada kenyataannya, kebaya juga dimilki oleh negara Malaysia. Kedua negara yang masih serumpun ini rupanya memang terikat oleh budaya yang satu dan lainnya cenderung masih memiliki kesamaan.

Seperti bahasa, atau citarasa masakan khas. Namun, kebaya Indonesia dan Malaysia tetap saja memiliki persamaan. Tidak semuanya sama persis. Perbedaan tersebutlah yang kemudian menjadi identitas dari kebaya khas Indonesia. Model kebaya yang cenderung jadul, kemudian mulai mengalami perubahan.

Berbagai desain terbaru yang modern mulai banyak diciptakan. Kebaya pun semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Kebaya merupakan pakaian tradisional wanita di Indonesia dan Malaysia. Rupanya, kebudayaan Melayu sangat mempengaruhi pemakaian kebaya bagi kaum perempuan.

Namun, sebenarnya dari mana kebaya berasal? Ada yang menyatakan bahwa kebaya yang dipakai di Indonesia dan Malaysia merupakan pengaruh dari Arab dan Cina. Dipercaya, kata kebaya berasal dari kata abaya yang merupakan pakaian dari timur tengah. Namun, bentuk kebaya sudah bermetamorfosis dari bentuk abaya sehingga lebih nyaman digunakan oleh wanita di Indonesia.

Catatan mengenai nama kebaya ditemukan dalam catatan bangsa Portugis yang dulu pernah mendarat di Indonesia sekitar abad ke-16. Pada zaman dahulu, kebaya hanya dipakai di kalangan bangsawan di Pulau Jawa. Kebaya digunakan untuk acara-acara khusus, seperti acara perayaan keagamaan, dan lain-lain.  Kemudian, kebaya menyebar ke Malaka, Bali, Sumatra, Borneo, Sulawesi, Sulu, dan Minadanao. Karena itulah dapat dikatakan Kebaya cerminan rasa nasionalisme.

 

Kebaya sebagai Ciri Khas Wanita Indonesi

Kebaya tetap bersinar, kata-kata tersebut adalah realita yang ada saat ini karena sejak zaman dulu sampai sekarang, kebaya sudah dikenal dekat oleh masyarakat Indonesia, khususnya para kaum wanita Jawa. Mengenakan kebaya seperti sebuah keharusan. Lihat saja Kartini, Kartini adalah sosok wanita Jawa yang sangat identik dengan kebaya. Kebaya merupakan ciri khas dari wanita asal Jepara itu.

Kekhasan wanita Indonesia dengan kebaya memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Menggunakan kebaya bagi para wanita Jawa merupakan tradisi turun temurun. Sebuah tradisi yang masih mengakar hingga kini. Lihatlah ibu-ibu atau wanita Jawa di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Kebaya dengan setia masih menempel ditubuh renta mereka.

Zaman semakin berkembang, namun kebaya tetap bersinar. Pamornya tidak pernah turun. Desain atau model pada kebaya pun dikembangkan sesuai zaman. Desain kebaya sudah semakin cantik. Penuh dengan bunga-bunga ataupun ornamen yang sangat khas wanita.

Kebaya benar-benar sangat dekat dengan wanita. Dalam upacara pernikahan, pada umumnya  kebaya seringkali dikenakan oleh pengantin wanita. Berkebaya saat menikah seperti menjadi satu-satunya pilihan. Dengan warna yang beraneka ragam dan desain yang juga bermacam-macam, wanita Indonesia akan terlihat benar-benar seperti putri-putri keraton di hari pernikahannya.

Kebaya bukan hanya pakaian wajib saat pernikahan, tetapi lebih dari itu. Nilai tradisi yang dimiliki kebaya bahkan terkenal hingga luar negeri. Jika Anda ingat dengan almarhumah Ibu Tien Soeharto, beliau hampir selalu mengenakan kebaya ketika berkunjung ke luar negeri.

Beliau sepertinya sadar bahwa upayanya tersebut akan menghasilkan sesuatu yang baik bagi negara Indonesia. Pemakaian kebaya pada acara-acara internasional juga terjadi belakangan ini. Dalam berbagai acara pemilihan ratu sejagad, kebaya sering hadir melengkapi penampilan dari para wanita Indonesia. Memperkenalkan kebaya sebagai salah satu pakaian tradisional dengan nilai budaya tinggi pada masyarakat dunia, karena semua itulah kebaya tetap bersinar

Hubungan Kebaya dengan Masyarakat Jawa

Gambar

Pada tahun 1817, Raffles pernah membuat beberapa catatan mengenai kebaya yang dikenakan di Pulau Jawa. Kebaya tersebut itu terbuat dari sutera, brukat, dengan dihiasi bros yang sangat cantik.

Kebaya dipadupadankan penggunaannya dengan kain sarung yang indah. Pada masa penjajahan Belanda, para wanita Eropa pun suka mengenakan kebaya pada acara-acara formal. Kebaya digunakan pada saat pertemuan-pertemuan sosial mereka.

Para wanita Eropa menggunakan kebaya dengan model tangan yang lebih pendek jika dibandingkan dengan kebaya yang dipakai oleh wanita zaman sekarang atau lebih modern. Tidak berlebihan rasanya jika mengatakan hubungan kebaya dengan masyarakat Jawa sangatlah erat.

Penggunaan kebaya pada zaman dahulu memang sangat marak di pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah. Penggunaan kebaya pada zaman dahulu di kalangan masyarakat sekaligus sebagai simbol derajat yang dimiliki oleh seseorang wanita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s